Review Film Midway

Dec 16,2019
Midway merupakan pertempuran laut besar yang dianggap sebagai peristiwa penting dalam medan Perang Pasifik Perang Dunia II. Pertempuran Midway ini telah difilmkan dan di sutradarai oleh Roland Emmerich dengan judul yang sama yaitu “Midway”. Film ini cocok untuk anda yang menyukai film-film dengan tema peperangan.
Berbeda dengan Pearl Harbor yang hanya fokus pada serbuan Jepang ke Pearl dan serangan balasan yang dipimpin oleh Doolittle, Midway mengambil bingkai yang lebih luas untuk menggambarkan berbagai intrik yang menyebabkan Jepang berani menyerang Pearl dan memulai perang Pasifik. Secara visual, film ini menarik. Adegan-adegan pertempurannya pun menarik untuk ditonton. Film ini menyuguhkan adegan perang antarpesawat tempur era PD II yang tentu berbeda teknologinya dengan sekarang. Visual effect yang ditampilkan harus diakui cukup bagus. Emmerich cukup mampu menciptakan kembali Perang Midway dengan mengesankan. Dia juga bisa mempertahankan tone film ini dari awal hingga akhir.
A. Central Question
Serangan Jepang dimaksusdkan untuk melenyapkan Amerika Serikat sebagai kekuatan strategis di Pasifik. Pihak Jepang berharap kekalahan berikutnya akan mendemoralisasikan Amerika Serikat hingga dapat dipaksa bernegosiasi mengakhiri Perang Pasifik dengan sayarat-syarat yang menguntungkan Jepang. Lalu apakah rencana Jepang akan berhasil dan dapat mencapai tujuannya?
B. Rising Tension
Sebelum dimulainya Perang Dunia II, Jepang diam-diam memberitahu personel AS bahwa mereka akan mengambil tindakan apabila pasokan minyak mereka terancam.
Serangan udara pertama yang berpangkalan di Midway. Setelah menemukan kapal angkut Jepang, mereka menjatuhkan bom-bom. Namun keseluruhan bom tidak ada yang mengenai sasaran, lalu pada tengah malam Akebono Maru menjadi korban pertama setelah dihantam sebuah torpedo dari pesawat.
Misi pengintaian Jepang yang ceroboh membuat Amerika Serikat dapat mendeteksinya dari jarak beberapa mil, sehingga pecahlah pertempuran diantara keduanya dengan saling menyerang satu sama lain yang menyebabkan Amerika Serikat mengalami kerugian besar karena hancurnya pesawat-pesawat tempur yang di tinggal di Midway sementara Jepang hanya mengalami kerusakan pada beberapa pesawat tempurnya.
Nautilus, kapal selam Amerika Serikat berhasil menemukan kapal induk musuh dan menyerangnya. Namun torpedo gagal meledak. Sementara itu, pesawat-pesawat induk AS diluncurkan dalam upaya menghancurkan kapal-kapal induk Jepang. Laksamana Nagumo mengetahui keberadaan armada AS dan memilih untuk mempersenjatai kembali pesawatnya untuk serangan anti-kapal. Ketika personelnya mengganti peraturan pesawat, kapal induk AS tiba-tiba muncul.
Hancurnya kapal induk Jepang Akagi, Kaga, dan Soryu berkat keberhasilan Komandan skuadron Richard Halsey Best dan C Wade McClusky dalam memimpin skuadron.
C. Climax
Klimaks dalam film ini adalah ketika Best mengerahkan sisa kuadronnya untuk berangkat menyerang Hiryu, kapal induk Jepang yang masih hidup dan beberapa tembakan antipesawat dari Jepang gagal menghentikan serangan dan best berhasil mengahncurkan kapal induk Jepang terakhir tersebut. Akhirnya Laksamana Yamamoto memilih untuk mundur dari pertempuran Midway.
D. Resolution
Setelah mundurnya Laksamana Yamamoto dari pertempuran Midway, di Pearl Harbor Layton memberitahu Nimitz serta stafnya tentang keputusan Yamamoto dan kemenangan AS. Lalu Richard Best pension dari Angkatan Laut Amerika Serikat tahun1944 setelah menjalani perawatan karena paru-patu nya rusak saat pertempuran Midway. Symbol Cincin yang dipakai oleh Letnan Roy Pearch, cincin ini dapat mengidentifikasi mayat Letnan yang tewas terbakar di Pearl Harbor. Symbol lainnya adalah para prajurit yang yang memiliki jiwa patriotism yang tinggi dan rela mengorbankan nyawanya demi kemenangan negaranya.
E. Universal Truth
1. Terkadang rencana yang telah tersusun dengan matang pun dapat meleset dan tidak berjalan sesuai.
2. Terkadang suatu kekacauan datang dari diri kita sendiri yang tidak kita sadari.